Apakah semua PKP wajib lapor menggunakan espt PPN

Bagi anda PKP badan dan OP maka sejak Juni 2013 dan seterusnya wajib untuk melaporkan SPT masa PPN nya dengan menggunakan aplikasi e-spt PPN, ada pengecualian bagi orang pribadi boleh menggunakan hard copy (media kertas ) dengan syarat syarat sebagai berikut :

a. melaporkan tidak lebih dari 25 (dua puluh lima) dokumen (Faktur Pajak/dokumen
tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak dan/atau Nota Retur/
Nota Pembatalan) pada setiap Lampiran SPT dalam 1 (satu) Masa Pajak; dan

b. jumlah seluruh penyerahan barang dan jasanya dalam 1 (satu) Masa Pajak kurang dari Rp400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah),

Aturan diatas bisa di lihat di PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER - 11/PJ/2013 tgl 12 April 2013

Komentar

  1. erawatisiska7 Maret 2017 04.51

    Min saya mau tanya saya bekerja disebuah perusahaan baru,perusahaan saya adalah perusahan perajutan penghasilan tidak lebih dari 4,8 milyar pertahun.Transaksi diperusaahaan saya adalah sebagai berikut : Membeli bahan baku (Benang),Membeli sparepart” mesin rajut,menjual produk,menerima jasa makloon untuk pembuatan produk tali,Melakukan pencelupan benang.Yang ingin saya tanyakan adalah pajak apa saja yg harus saya hitung dan laporkan ?

    BalasHapus
  2. simbolondaniel24 Maret 2017 13.58

    Selamat malam bu Siska
    Untuk kasus ini bisa memunculkan banyak kemungkinan. Tapi ada 2 jenis penghasilan yaitu penjualan produk jadi dan jasa (maklon dan pencelupan). Berikutnya diidentifikasi apakah perusahaan omsetnya kecil atau sudah besar sehingga tahu terutang PPh final 1% atau PPh Pasal 25. Jika sudah dikukuhkan sebagai PKP maka atas penjualan barang/jasa wajib memungut PPN dan menerbitkan faktur pajak.
    intinya PPh badan untuk pajak perusahaan dan PPh pasal 21 untuk karyawan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Pelaporan SPT Tahunan Badan 2015

Cara menghitung pajak penghasilan

NPWP adalah singkatan dari apa ?